| FOTO : SHOPEE - MALAKA BOOKS |
Banyak orang langsung mengernyit begitu mendengar kata ekonomi. Bayangannya: angka berderet, grafik naik turun, istilah asing, dan pembahasan yang terasa jauh dari kehidupan nyata. Seolah-olah ekonomi cuma milik para ekonom, pejabat, atau orang-orang yang hobinya debat kebijakan. Padahal, tanpa sadar, kita semua “bermain” ekonomi setiap hari.
Saat kamu memilih baju mana yang dipakai pagi ini, itu ekonomi. Ketika harus membagi waktu antara kerja, istirahat, dan nongkrong, itu juga ekonomi. Bahkan saat menentukan karier, mengatur prioritas hidup, atau memutuskan dengan siapa kamu menjaga relasi—semuanya berkaitan dengan cara mengelola sumber daya yang terbatas. Ya, ekonomi bukan cuma soal uang. Ia soal pilihan.
Di sinilah buku Prinsipil Ekonomi mengambil peran. Buku ini tidak memosisikan ekonomi sebagai sesuatu yang kaku dan menakutkan, melainkan sebagai cara berpikir. Sebuah lensa untuk memahami bagaimana manusia mengambil keputusan di tengah keterbatasan waktu, tenaga, perhatian, dan kesempatan. Uang hanyalah salah satu bagiannya—bukan keseluruhan cerita.
Dengan bahasa yang santai dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, buku ini mengajak pembaca masuk ke dasar-dasar ekonomi tanpa perlu merasa sedang “belajar berat”. Tidak bertele-tele, tidak menggurui, dan langsung ke inti persoalan. Kenapa kita memilih satu hal dan mengorbankan yang lain? Bagaimana sebenarnya mekanisme pasar bekerja di sekitar kita, dari harga kopi sampai tren pekerjaan? Apa makna scarcity dan opportunity cost dalam kehidupan nyata, bukan sekadar definisi di buku teks? Dan yang tak kalah penting, bagaimana ekonomi membentuk perilaku manusia, memengaruhi sejarah, hingga menentukan arah dunia modern?
Yang membuat Prinsipil Ekonomi terasa relevan adalah pendekatannya yang membumi. Buku ini tidak meminta pembaca menjadi ahli ekonomi. Ia hanya mengajak kita berpikir lebih jernih dan sadar bahwa setiap pilihan punya konsekuensi. Bahwa memahami ekonomi berarti memahami diri sendiri: apa yang kita nilai, apa yang kita kejar, dan apa yang rela kita lepaskan.
Tak heran jika buku ini cocok dibaca oleh siapa saja. Pembaca umum yang ingin memahami ekonomi secara praktis akan merasa “klik”. Mahasiswa dan pelajar akan menemukan konsep dasar ekonomi yang lebih hidup dan mudah dicerna. Bahkan siapa pun yang ingin mengambil keputusan hidup dengan lebih rasional dan sadar konteks akan menemukan manfaatnya.
Pada akhirnya, Prinsipil Ekonomi bukan sekadar buku tentang ekonomi. Ia
adalah panduan berpikir. Membantu kamu melihat dunia—dan pilihan-pilihan di
dalamnya—dengan sudut pandang yang lebih jernih, masuk akal, dan relevan dengan
kehidupan sehari-hari. Karena ekonomi, suka atau tidak, selalu ada di setiap
langkah yang kita ambil.
| FOTO : SHOPEE - MALAKA BOOKS |